Jumat, 24 Juni 2016

Yakjuj dan Makjuj

YAKJUJ DAN MAKJUJ

Ya’juj dan Ma’juj (Arabيأجوج ومأجوج Yaʾjūj wa-MaʾjūjIbrani: גוג ומגוג; InggrisGog dan Magog) adalah nama sekelompok bangsa yang akan muncul pada akhir zaman. Mereka dikisahkan memiliki kekuatan sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi, dan mereka akan berperang melawan Nabi Isa beserta pasukannya di bukit Thursina.
Kisah tentang kaum ini terdapat dalam ajaran agama YahudiKitab Kejadian umat Kristen dan kitab suci umat IslamAl-Qur'an. Ya’juj dan Ma’juj juga muncul dalam banyak mitologi dan cerita rakyat di banyak negara, di antaranya adalah legenda rakyat Britania Raya dan Irlandia.


WUJUD
Walaupun mereka dari jenis manusia keturunan Adam, namun mereka memiliki sifat khas yang berbeda dari manusia biasa. Ciri utama mereka adalah perusak dan jumlah mereka yang sangat besar, sehingga ketika mereka turun dari gunung seakan-akan seperti air bah yang mengalir, tidak pandai berbicara dan tidak fasih, bermata kecil (sipit), berhidung kecil, lebar mukanya, merah warna kulitnya seakan-akan wajahnya seperti perisai dan sifat-sifat lain.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa berdasarkan keterangan Surah al-Kahfi 92-98,
Arti : " Ayat 92:  Kemudian dia menempuh suatu jalan ( yang lain lagi ) 
         " Ayat 93 : Hingga ketika ia sampai di antara dua gunung, didapatinya di belakang ( kedua       gunung itu ) suatu kaum yang hampir tidak memahami pembicaraan,
        " Ayat 94 : Mereka berkata , " Wahai Zulkarnain! Sungguh, Yakjuj dan Makjuj itu ( Makhluk yang ) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kamu dan mereka ?
        " Ayat 95 : Dia (Zulkarnain) berkata, " Apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadaku lebih baik (daripada imbalanmu), maka bantulah aku dengan kekuatan, agar aku membuatkan dinding penghalang antara kamu dan mereka.
        " Ayat 96 : Berilah aku potongan-potongan besi! Hingga ketika (golongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, dia (Zulkarnain) berkata, "Tiuplah (Api itu)! Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu)
       " Ayat 97 : Maka mereka (Yakjuj dan Makjuj) tidak dapat mendakinya dan tidak dapat pula melubanginya.
       " Ayat 98 : Dia (Zulkarnain) berkata : "ini adalah rahmat dari tuhanku , maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya, dan janji Tuhanku itu benar.
SUBHANALLAH
berikut revelan Yakuj dan Makjuj : 
  • Negeri Ya’juj & Ma’juj = Khazaria & Russia (Ya'juj adalah koalisi Anglo-American dan Israel sedangkan Ma'juj adalah Russia)
  • Jalan ke utara = ke utara Iran menuju ke Armenia
  • Di antara dua gunung = Gunung Kaukasus
  • Kaum hampir mereka tidak memahami perkataan = Kaum Armenia
  • Tembok besi = Daryal Gorge/Gerbang Iberian/ Gerbang Kaukasia


Firman Allah Swt dalam Hadits

  1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman kepada Adam: “Wahai Adam.” Maka Adam menjawab: “Labbaika wa sa’daika wal khairu fi yadaika (Aku sambut panggilan-Mu dengan senang hati dan kebaikan semuanya di tangan-Mu).” Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Keluarkan utusan (penghuni) neraka.” Maka Adam bertanya: “Apa itu utusan (penghuni) neraka?” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang!” Maka ketika itu anak kecil menjadi beruban, setiap yang hamil melahirkan apa yang dikandungnya, dan kamu lihat orang-orang seakan-akan mabuk padahal mereka tidak mabuk, tetapi karena adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala yang sangat keras. Kemudian para shahabat bertanya: “Siapa satu yang selamat dari kita itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah S.A.W menjawab: “Bergembiralah, sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Ya’juj dan Ma’juj seribu….” Hadits riwayat Al-Bukhari dengan Fathul Bari, juz 6 hal. 382.
  2. ^ Rasulullah S.A.W berkhutbah dalam keadaan jarinya terbalut karena tersengat kalajengking. Dia bersabda: “Kalian mengatakan tidak ada musuh. Padahal sesungguhnya kalian akan terus memerangi musuh sampai datangnya Ya’juj dan Ma’juj, lebar mukanya, kecil (sipit) matanya, dan ada warna putih di rambut atas. Mereka mengalir dari tempat-tempat yang tinggi, seakan-akan wajah-wajah mereka seperti perisai.” Hadits riwayat Imam Ahmad.

Tidak ada komentar: